Agar Sesi Wawancara Kerja Anda Berjalan Lancar, Perhatikan 5 Hal Berikut Ini!

Sesi wawancara kerja adalah salah satu tahapan yang paling ditakuti oleh para pencari kerja.

Karena pada tahapan wawancara kerja ini, kita berhadapan secara langsung dengan pewawancara yang bisa menilai kita dari pandangan pertama.

Melalui sesi interview ini, para kandidat yakni para pelamar kerja bisa langsung dinilai karakternya baik dari cara ia berkomunikasi secara verbal atau nonverbal maupun dari penampilannya.

Kesiapan dan ketenangan maupun kemampuan menjawab setiap pertanyaan saat menghadapi sesi wawancara kerja adalah kunci keberhasilan dalam tes wawancara kerja.
tips agar wawancara kerja lancar

Ketenangan dan kemampuan menjawab setiap pernyataan saat interview ini pastinya akan terus menjadi lebih baik seiring bertambahnya pengalaman Anda dalam menghadapi wawancara kerja. 

Sejatinya tidak ada cara yang benar-benar pasti dapat membuat Anda lulus tes wawancara kerja.

Karena untuk lulus tes wawancara kerja ini adalah sepenuhnya tergantung pada diri Anda sendiri, dan para pewawancara kerja yang memberikan penilaian.

Tidak seperti tes tertulis, yakni tes psikotes ataupun tes potensi akademik (TPA), yang penilaiannya sudah pasti dari ketepatan Anda menjawab setiap soal.

Namun, walaupun demikian, berdasarkan pengalaman mereka yang lulus tes wawancara kerja, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan agar sesi wawancara kerja Anda berjalan dengan lancar.


Tips Agar Wawancara Kerja Berjalan Lancar


Kami dari soalcpns.org telah mengumpulkan 5 tips agar sesi wawancara kerja Anda berjalan dengan lancar, yakni sebagai berikut:

1. Datang Tepat Waktu


Hal pertama yang harus Anda perhatikan agar sesi wawancara kerja Anda berjalan lancar adalah dengan datang dan hadir tepat waktu.

Hadir tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak yang akan meng-interview atau mewawancara Anda adalah merupakan salah satu nilai lebih.

Apalagi jika Anda datang satu atau setengah jam lebih awal dari waktu yang telah dijadwalkan.

Namun, jangan juga datang terlalu awal misalnya 2 atau 3 jam sebelum tes wawancara kerja dimulai.

Karena jika datang terlalu awal, hal ini terlihat terlalu berlebihan, dan menunjukkan bahwa Anda benar-benar terlalu berharap pada pekerjaan itu.

Jadi akan lebih baik jika Anda datang maksimal 1 jam sebelum sesi tes wawancara kerja dimulai.

Selain itu, dengan datang lebih awal dari jam yang telah ditentukan, Anda memiliki waktu untuk beradaptasi dengan suasana dan tempat dimana Anda akan diwawancara. 

Sehingga Anda bisa mengatur ketenangan diri Anda sendiri. Memiliki waktu untuk menghilangkan rasa grogi dan gugup saat wawancara kerja.

Anda juga memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara kerja nantinya.


2. Perhatikan Bahasa Tubuh Anda


Perhatikan bahasa tubuh yakni komunikasi nonverbal Anda, pada saat Anda sedang dites wawancara kerja.

Komunikasi nonverbal, yakni bahasa tubuh Anda sangat penting untuk memberikan perhatian pada apa yang Anda katakan.

Bahasa tubuh, gestur, dan ekspresi Anda menunjukkan apa yang sedang Anda pikirkan yang diikuti oleh emosional Anda.

Perhatikan posisi duduk Anda, bagaimana cara Anda berada diposisi duduk.

Hindari duduk terlalu tegak, sebab duduk terlalu tagak akan memberikan kesan tegang dan panik.

Namun demikian, jangan juga berada dalam posisi duduk yang terlalu membungkuk.

Posisi duduk yang terlalu membungkuk akan memberikan kesan Anda terlalu santai dan tidak tertarik pada sesi interview tersebut.

Yang artinya Anda tidak tertarik pada pekerjaan tersebut.

Jadi posisikan duduk Anda rileks, santai dan dalam posisi duduk dimana Anda menikmati serta antusias dengan tes wawancara kerja tersebut.

Selain itu, jaga juga tatapan mata Anda.

Ketika Anda ditanya atau akan menjawab pertanyaan, cobalah untuk menatap mata pewawancara.

Jangan hindari kontak mata dengan pewawancara ketika Anda ditanya ataupun menjawab pertanyaan wawancara kerja.

Jangan selalu melihat ke atas atau bawah, karena hal itu berkesan tidak sopan, selain itu juga akan membuat Anda terlihat gugup dan tidak natural.

Ingatlah bahwa, orang-orang akan mendapatkan kesan pertama pada diri Anda adalah dari apa yang Anda katakan dan bagaimana cara Anda mengatakannya.

Tampilkan dan perlihatkan antusiasme dan energy positif yang Anda miliki, karena semua orang selalu merasa tertarik pada karakter yang optimis dan positif.

3. Perhatikan Pewawancara Anda dengan Baik


Biasanya pada saat akan menghadapi sesi tes wawancara kerja, kita akan lebih fokus mempersiapkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan saat wawancara kerja nanti.

Sehingga kita lupa memperhatikan bagaimana kita harus bersikap, memperhatikan sikap pewawancara serta kurang fokus terhadap apa yang akan dikatakan pewawancara.

Karena terlalu fokus pada jawaban pertanyaan wawancara kerja, kita jadi lupa untuk mendengarkan hal-hal penting yang dikatakan oleh pewawancara yang bukan merupakan pertanyaan.

Ingatlah bahwa mendengarkan lawan bicara sama pentingnya dengan menjawab pertanyaan wawancara kerja.

Biasanya ketika sesi tes wawancara kerja dimulai pewawancara akan memberikan informasi dan peraturan-peraturan terkait pekerjaan yang Anda lamar.

Perhatikan dan siagakan telinga Anda untuk apa yang akan dikatakan oleh si pewawancara kerja.

Ketika Anda menjawab pertanyaan atau berbicara, cobalah untuk membuatnya lebih berbobot.

Cobalah untuk menyeimbangi waktu bicara Anda, jangan sampai Anda terlalu sedikit berbicara atau terlalu banyak berbicara.

Sebab, jika Anda terlalu banyak berbicara, atau membeberkan informasi yang melebihi apa yang diinginkan oleh pewawancara bisa menjadi sebuah kesalahan besar. 


Agar Anda dapat menghindari pembicaraan yang bukan poin intinya atau lebih parah lagi, Anda tidak menjawab pertanyaannya.

Selain itu, walaupun Anda mungkin merasa nyaman dengan si pewawancara, ingatlah bahwa ini adalah pembicaraan professional, bukan ajang sosialisasi memilih teman.

Perhatikan gestur, mimik dan gaya bicara pewawancara. 

Ketika si pewawancara membuat humor, tertawalah sepantasnya dan sebaliknya ketika suasana sedang serius jangan pula Anda bercanda.

4. Perhatikan Bahasa Anda


Perhatikan bahasa verbal Anda. Berbicaralah dengan bahasa yang baik dan sopan.

Berbicara dan terdengarlah se-professional mungkin, sebisa yang bisa Anda lakukan.

Jangan pernah menggunakan kata-kata “gaul” atau yang berbau SARA.

Menggunakan bahasa yang sesuai konteksnya, akan membuat Anda terkesan kesan serius dan professional. 

Begitu pula sebaliknya, jika Anda salah menggunakan konteks bahasa, hal ini bisa membuat pewawancara langsung memandang Anda buruk.

Walaupun mungkin Anda tidak serius ketika mengatakannya.


5. Ajukan Pertanyaan yang Berhubungan dengan Pekerjaan


Dalam tes wawancara kerja, biasanya diakhir sesi wawancara kerja/ interview pewawancara kerja akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk bertanya.

Nah, pada kesempatan ini, dapat Anda gunakan untuk menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan jika Anda diterima kerja.

Misalnya menanyakan tentang gaji, jadwal masuk, jam-jam kerja, dan sebagainya. 

Itulah 5 hal yang harus Anda perhatikan ketika akan menghadapi sesi tes wawancara kerja, agar tes wawancara kerja Anda lancar.

Poin utamanya saat menghadapi tes wawancara kerja adalah tetaplah menjadi diri Anda sendiri.

Jangan tegang, pewawancara Anda itu adalah manusia juga, mereka menghirup udara yang sama dengan Anda.

Jadi ingatlah bahwa Anda bisa menjalani semua tips agar wawancara kerja Anda lancar ini dengan tetap menjadi diri Anda sendiri.

Tunjukkan sifat Anda apa adanya, dengan begitu Anda jadi tahu bahwa perusahaan menerima Anda bekerja karena memang Anda sesuai dengan apa yang perusahaan tersebut perlukan. Semoga berhasil!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Agar Sesi Wawancara Kerja Anda Berjalan Lancar, Perhatikan 5 Hal Berikut Ini!"

Posting Komentar

cpns

soal cpns

tes wawasan kebangsaan

tes intelegensia umum

tes karakteristik pribadi